Pemkot Jaksel Bangun Rumah Korban Kebakaran Menteng Atas

Pembangunan Ulang Hunian Korban Kebakaran

DesaKota.id | Sosial — JAKARTA SELATAN – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan merevitalisasi hunian warga korban kebakaran di Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi. Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, meletakkan batu pertama pembangunan pada Jumat (6/11).

Kegiatan peletakan batu pertama ini menandai dimulainya rekonstruksi rumah warga di wilayah RW 13. Pemerintah daerah berkomitmen memulihkan kondisi permukiman warga pascamusibah.

Belasan Keluarga Terdampak Musibah Kebakaran

Walikota Syafrin menjelaskan dampak musibah kebakaran yang menghanguskan kawasan padat penduduk tersebut. Bencana terdahulu menimpa sebanyak 17 kepala keluarga atau setara dengan 74 jiwa.

Sebanyak tujuh kepala keluarga saat ini menumpang sementara di rumah kerabat terdekat. Sementara itu, petugas menempatkan 10 kepala keluarga sisanya di Rusun Pasar Rumput.

Dukungan Penuh Baznas Bazis DKI

Program pembangunan rumah warga korban kebakaran Menteng Atas mendapat dukungan pendanaan penuh dari Baznas (Bazis) DKI Jakarta. Pihak Baznas mengalokasikan anggaran sebesar Rp55 juta untuk setiap unit rumah.

Selanjutnya, pekerja membangun setiap unit hunian dengan standar luas bangunan 30 meter persegi. Fasilitas ini menjamin kenyamanan dan kelayakan tempat tinggal bagi warga terdampak.

Perkuat Mitigasi di Pemukiman Padat

Selain membangun hunian baru, Syafrin menekankan urgensi pencegahan kebakaran di lingkungan permukiman padat. Pemerintah kota segera menerapkan standardisasi instalasi listrik dan audit kelistrikan secara berkala.

Oleh sebab itu, petugas gencar mengedukasi masyarakat terkait pemakaian stopkontak yang aman. Langkah preventif ini bertujuan meminimalkan potensi korsleting listrik di rumah warga.

Warga Apresiasi Bantuan Pemerintah Daerah

Ketua RW 13 Menteng Atas, Abdillah Arrahman, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah membantu warganya. Bantuan mengalir sejak masa darurat hingga proses rehabilitasi fisik.

Pada akhirnya, kolaborasi pemerintah dan masyarakat mempercepat pemulihan kehidupan warga korban kebakaran di kawasan tersebut.

Pewarta: Doris

Berita Terkait

spot_img

Berita Terkini