Peluncuran 1001 Pasar Rakyat Depok
DesaKota.Id | Ekonomi — DEPOK – Wali Kota Depok Supian Suri menghadiri agenda Car Free Day di kawasan Margonda, Minggu (1/11/2026). Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar turut hadir dalam kegiatan tersebut. Agenda akhir pekan ini menjadi panggung peresmian program 1001 Pasar Rakyat.
Pemerintah merancang program 1001 Pasar Rakyat dengan semangat penguatan ekonomi masyarakat lokal. Oleh karena itu, kolaborasi ini mendorong pertumbuhan sektor usaha rakyat secara berkelanjutan.
UMKM IPEMI Pamerkan Produk Halal
Berbagai elemen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah antusias meramaikan kawasan CFD Margonda Depok. Komunitas binaan Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) tampil sebagai partisipan utama kegiatan.
Selanjutnya, para pelaku usaha memamerkan beragam produk bersertifikasi halal kepada pengunjung. Langkah promosi ini menarik perhatian ribuan warga yang sedang berolahraga pagi.
Atraksi Angklung IPEMI Meriahkan Acara
Selain memamerkan aneka produk unggulan, ibu-ibu anggota IPEMI Kota Depok menampilkan atraksi kesenian tradisional. Mereka kompak memainkan alunan musik angklung di hadapan para pejabat dan masyarakat.
Sementara itu, denting harmonis angklung sukses menghadirkan suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan. Penampilan musik bambu ini menjadi magnet tersendiri yang menghidupkan kemeriahan panggung peluncuran.
Apresiasi Karya Nyata Pengusaha Lokal
Kehadiran ragam seni dan produk UMKM menjadikan peresmian program 1001 Pasar Rakyat ruang promosi efektif. Lebih lanjut, pemerintah daerah memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi pengusaha lokal.
Dengan demikian, ajang ini membuka akses pasar yang jauh lebih luas bagi pelaku UMKM. Inisiatif positif ini juga mempertemukan konsumen secara langsung dengan produsen lokal tepercaya.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan Berkelanjutan
Peluncuran program 1001 Pasar Rakyat di Depok diharapkan memicu kebangkitan ekonomi di kawasan lain. Melalui komitmen ini, pemerintah terus menjaga keberlanjutan roda usaha mandiri warga.
Pada akhirnya, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan komunitas bisnis mampu memperkokoh ketahanan ekonomi nasional.
Pewarta: Doris

