Sinergi Perkuat Kelembagaan Nazhir Wakaf
Desakota.id | Sosial — JAKARTA – Yayasan Rindang Indonesia menggelar audiensi resmi bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI). Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Pusat BWI, Jakarta, pada Senin (12/10/2026). Selain itu, agenda ini secara khusus membahas penguatan kelembagaan nazhir. Di samping itu, kedua pihak mendiskusikan optimalisasi aset wakaf agar lebih produktif, profesional, dan berdampak bagi umat.
Raji Reza Ilahi menyambut langsung audiensi tersebut. Dia saat ini bertugas di Divisi Pembinaan Nazhir dan Pengelolaan Aset Wakaf BWI. Oleh karena itu, pertemuan di ruang rapat BWI ini berjalan dalam suasana hangat dan terbuka.

Fokus Optimalisasi Aset Wakaf Produktif
Dalam forum tersebut, pihak Yayasan Rindang menyampaikan tujuan audiensi secara rinci. Selanjutnya, mereka memfokuskan program pada penguatan kapasitas nazhir. Melalui langkah ini, kedua pihak berupaya mendorong pengelolaan aset wakaf produktif agar memberi manfaat nyata bagi umat.
Sementara itu, pihak BWI menyambut baik inisiatif Yayasan Rindang. Kemudian, Raji Reza Ilahi menegaskan pentingnya pembinaan nazhir secara berkelanjutan. Upaya tersebut memastikan pengelolaan wakaf tidak sekadar menjaga aset semata.
“Pengelolaan wakaf tidak hanya sekadar menjaga aset. Sebaliknya, pengelola harus mampu mengembangkannya menjadi aset produktif dan berkelanjutan sesuai prinsip syariah serta regulasi yang berlaku,” jelas Raji Reza Ilahi.
Wujudkan Pengelolaan Transparan dan Amanah
Pertemuan ini menjadi langkah awal sinergi Yayasan Rindang dengan BWI. Lebih lanjut, kolaborasi ini bertujuan mewujudkan tata kelola wakaf yang amanah dan transparan. Dengan demikian, pengelolaan tersebut memberikan manfaat luas bagi masyarakat di bidang pendidikan, sosial, dan ekonomi.
Akhirnya, kedua belah pihak menutup audiensi dengan sesi diskusi interaktif serta foto bersama. Oleh sebab itu, agenda ini menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat ekosistem perwakafan di Indonesia.
Pewarta: Edy Mansyur

